
SMAN 1 PURWOREJO GELAR DIKLAT BELA NEGARA, “HARMONI PENGABDIAN: MENYATUKAN HATI DALAM KEDISIPLINAN DAN KEPEDULIAN”
PURWOREJO- Seksi Bidang (Sekbid) 3 Kepribadian Unggul, Wawasan Kebangsaan, dan Bela Negara (KUWKDBN) SMA Negeri 1 Purworejo mengadakan “Diklat Bela Negara” yang bertemakan Harmoni Pengabdian: Menyatukan Hati dalam Kedisiplinan dan Kepedulian. Acara dilaksanakan pada Sabtu, 18 April 2026 yang bertempat di SMA Negeri 1 Purworejo mulai pukul 06.15 s.d. 15.30 WIB.
Kegiatan ini diikuti
oleh seluruh anggota ekstrakurikuler pengabdian SMA Negeri 1 Purworejo yaitu PGM, GV, PKS,
PMR. Dihadiri juga oleh Kepala SMA Negeri 1 Purworejo Cahyo Winarno, S.Pd.,
M.Pd., Waka Kesiswaan Sunardi, S.Pd., M.Pd., Pembina Seksi Bidang 3, pembina
ekstrakurikuler PGM, GV, PKS, PMR. Sedangkan untuk narasumber dari Kodim 0708
Purworejo yaitu Serma Agus Rianto dan Serka Siyo Sadoyo.
Diklat
Bela Negara (DBN) merupakan kegiatan untuk mempersiapkan peserta
didik menjadi warga negara yang memiliki komitmen yang kuat dan komitmen untuk
mempertahankan Negara Kesatuan Republik Indonesia. Komitmen yang kuat dan
konsisten dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara perlu ditingkatkan
untuk memberikan pemahaman yang mendalam tentang Negara Kesatuan Republik
Indonesia. Selain itu juga meningkatkan jiwa kepemimpinan dan kesempatan setiap individu
agar memiliki dasar untuk hidup berkelanjutan, serta meningkatkan kebugaran
jasmani agar daya tahan tubuh tiap individu tetap terjaga.
Dalam
paparannya, narasumber menyampaikan materi bahwa kegiatan ini bertujuan
membentuk karakter cinta tanah air dan nasionalisme, melatih jiwa kepemimpinan,
membentuk mental dan fisik, membentuk karakter peserta didik supaya menjadi
pribadi yang tangguh untuk masa depan, “ ujar Serma Agus Rianto. Peserta juga
diberikan materi:
1.
Kebugaran Jasmani (Pemanasan)
Sesi
ini bertujuan untuk membangun fondasi fisik yang kuat dan memastikan peserta
memiliki stamina yang cukup untuk mengikuti rangkaian kegiatan. Kebugaran
jasmani terdiri atas push up & sit up, angkat kaki, back up &
plank,guling-guling.
2.
Peraturan Baris Berbaris (PBB)
PBB
bukan sekadar latihan gerak tubuh, melainkan metode untuk menanamkan
kekompakan, loyalitas, dan kedisiplinan terhadap instruksi. Peserta dilatih
jalan di tempat, hadap kanan kiri dan balik kanan serta maju jalan.
Wawasan
Kebangsaan diisi oleh Serka Siyo Sadoyo yang menyampaikan materi bela negara,
nasionalisme dan patriotisme, dan edukasi preventif mengenai bahaya narkoba,
tawuran, dan pergaulan bebas. Peserta diajak memahami bahwa menjaga diri
sendiri adalah langkah awal menjaga kedaulatan bangsa. Diklat Bela Negara
ditutup dengan apel dan pembekalan oleh senior masing-masing ekstrakurikuler.
Dengan
adanya kegiatan Diklat Bela Negara (DBN) ini harapannya dapat membentuk sikap
disiplin, membentuk mental dan fisik yang tangguh, dapat menanamkan rasa
kecintaan pada bangsa Indonesia dan sikap patriotisme, membentuk karakter dan
jiwa kepemimpinan siswa ekstrakurikuler pengabdian, dapat menjadikan
setiap anggota menjadi penerus yang berkualitas, menjadi generasi yang dapat
menjunjung tinggi sikap dan jiwa nasionalisme pada Negara Kesatuan Republik
Indonesia.
Smansa Kembali Hebat!
Unggul,
berkarakter, mendunia.
Penulis
: Rita Indriyani, S.Pd.
Sumber
: Publikasi SMA Negeri 1 Purworejo